ramadhan 1436

Energipos.com/News/Nasional

shadow

H-6 Idul Fitri, Stok BBM dan LPG Aman

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Memasuki masa mudik lebaran H-6, meskipun terjadi lonjakan permintaan BBM namun secara umum pasokan BBM dilaporkan aman. Demikian pula dengan stok LPG. Pemerintah menerapkan Posko Nasional Sektor ESDM yang siaga 24 jam dalam melakukan pengawasan. Mengutip dari laman Kementerian ESDM, untuk mengantisipasi melonjaknya kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional menghadapi arus mudik liburan Idul Fitri 1439 H, Pemerintah terus berkoordinasi dengan PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo, Tbk dalam mengamankan pasokan BBM. Pada tanggal 10 Juni 2019, Posko Nasional Sektor ESDM mencatat secara umum kondisi stok dan penyaluran BBM Pada H-6 Idul Fitri (9 Juni 2018) dilaporkan terjadi peningkatan penyaluran BBM khususnya produk Premium, Pertamax Turbo dan Dexlite yang meningkat tajam dibanding hari sebelumnya. "Pasokan BBM untuk pemudik normal dan stoknya dalam kondisi aman," ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta (10/6). Mengutip laman Kementerian ESDM, realisasi penyaluran Premium mencapai 38.865 KL, sementara Pertalite 52.841 KL, Pertamax 22.190 KL dan Pertamax Turbo 838 KL. Sementara itu konsumsi Pertamina Dex 529 KL, Solar 65.347 KL, Dexlite 1.382 KL, dan Avtur 17.193 KL. Untuk minyak tanah (kerosene) realisasinya sebesar 1.744 KL. Secara umum kondisi ketahanan BBM dalam kondisi normal untuk seluruh jenis BBM, yaitu: Premium (22 hari), Solar/Akrasol (20 hari), Pertalite (24 hari), Kerosene (55 hari), Pertamax/Akra 92 (26 hari), Pertamax Turbo (40 hari), Pertamina Dex (40 hari), Dexlite (18 hari) dan Avtur (29 hari). Begitu pula kondisi stok LPG dalam kondisi normal, dengan ketahanan 17 hari. Kondisi BBG dan jaringan gas (jargas) juga dalam kondisi aman. Untuk mengamankan kebutuhan BBM pada puncak arus mudik, telah disediakan juga 109 mobil tangki kantong dan 32 mobil dispenser Pertamina, juga 71 Kiosk Pertamax dan 3 Kiosk Kemasan AKR, 200 motoris kemasan. Selain itu terdapat tambahan 571 SPBU yang kembali menjual Premium di Jawa Madura dan Bali. (Bh, foto kesdm)

Baca Juga