ramadhan 1436

Energipos.com/News/Nasional

shadow

Pemerintah-DPR Sepakati Asumsi Makro RAPBN-P 2017  

ENERGIPOS.COM, JAKARTA-Pemerintah melalui Kementerian ESDM dan DPR RI Komisi VII menyepakati asumsi makro untuk Rancangan APBN Perubahan tahun 2017 termasuk volume BBM bersubsidi turun menjadi 16, 1 juta kiloliter (KL) dan volume LPG 3 kg ditetapkan 6,5 juta ton. Selain itu disepakati juga lifting migas ditetapkan 1.965 ribu barel setara minyak per hari, terdiri dari lifting minyak 815.000 barel per hari dan lifting gas bumi 1.150 ribu barel setara minyak per hari. Lifting migas ini tidak mengalami perubahan dari APBN 2017.  Subsidi minyak tanah disepakati  0,61 juta KL dan minyak Solar 15,5 juta KL. Dalam rapat kerja antara Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR-RI, Senin (10/7) tersebut, hadir Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Ketua Komisi VII DPR RI Gus Irawan Pasaribu serta para anggota Komisi VII DPR RI. Raker juga menyepakati harga minyak mentah ICP sebesar US$ 46 per barel. Untuk subsidi listrik diusulkan naik menjadi Rp 51 triliun. Angka ini naik dibandingkan APBN 2017 Rp 44,98 triliun. (bh)

Baca Juga