ramadhan 1436

Energipos.com/News/Ekonomi

shadow

Akhirnya Total Indonesie Dapat 30 Persen Pada Blok Mahakam

energipos, Jakarta-Akhirnya Total E&P Indonesie mendapat porsi 30 persen participating interest (PI) dalam pengelolaan blok Mahakam. Sisanya dimiliki oleh Pertamina. Porsi BUMD Kalimantan Timur masih dalam pembahasan. "Setelah melalui serangkaian pembahasan, Pemerintah memutuskan pihak Indonesia mengontrol interes 70 %, sedangkan Total dan Inpex memperoleh interes 30 %," ujar Menteri ESDM Sudirman Said, Jumat (19/6/2015) di Jakarta.  Pembagian PI itu merupakan tindak lanjut dari keputusan padaa tanggal 14 April 2015 yang memberikan pengelolaan Blok Mahakam setelah berakhir kontraknya tahun 2018 dari konsursium Total E&P Indonesie dan Inpex. Untuk mengelola blok tersebut, Pertamina akan bekerjasama dengan Total, Inpex dan Badan Usaha Milik Daerah Kalimantan Timur. Proses pengambilan keputusan ini didasarkan pada PP nomor 35 tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi. Selain itu juga berdasarkan Permen nomor 15 tahun 2015 tentang Pengelolaan Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi yang Akan Berakhir Kontrak Kerjasamanya. Kedua peraturan itu menjadi landasan hukum bagi pengelolaan Blok Mahakam. “Keputusan ini merupakan bagian dari best practices dalam prinsip prinsip tata kelola minyak dan gas yang sedang kami bangun di lingkungan Kementerian ESDM”, ujar Prof. Dr. Wiratmaja Puja Dirjen Migas Kementerian ESDM. Berdasarkan Permen ESDM nomor 15/2015 adalah Pemerintah menetapkan Pertamina sebagai operator dengan hak 100 %.  Setelah itu Pertamina dapat melakukan pengurangan interes (share down) kepada pihak lain yang menurut perhitungan bisnis memberi manfaat secara maksimal.(mt)

Baca Juga