ramadhan 1436

Energipos.com/News/Ekonomi

shadow

Jokowi Putuskan Blok Mahakam, Ini Ancaman Marwan Batubara

energipos, Jakarta - Hari ini Presiden Jokowi dijadwalkan mengumumkan porsi saham pengelolaan Blok Mahakam. Rencana ini mendapat tekanan dari Marwan Batubara dkk, koordinator Petisi Blok Mahakam untuk Rakyat. "Jika keputusan tentang Blok Mahakam tidak memihak BUMN milik rakyat tetapi justru lebih memihak asing, maka kami akan melakukan penolakan," ujar Marwan yang menyebarkan pernyataan sikapnya, Jumat (19/6/2015) di Jakarta. Lebih lengkapnya pernyataan sikap Marwan Batubara sbb : "Pagi ini KESDM akan umumkan komposisi pemegang saham Blok Mahakam. Apa dan bagaimana pun keputusan itu, maka itu adalah tanggung jawab Presiden Joko Widodo. Sebagai presiden utk 250 juta orang, tidak mungkin Joko lepas tangan atau mengatakan tidak tahu tentang masalah blok Mahakam, karena ini adalah masalah besar dan strategis nasional. Blok Mahakam sangat penting bagi BUMN kita, Pertamina, guna meningkatkan ketahanan energi nasional, sehingga dukungan bagi Pertamina justru harus datang dan menjadi inisiatif Presiden Joko! Bukan sebaliknya. Kita tidak butuh sikap pemimpin rakyat yang hanya mengutamakan citra dengan masuk gorong-gorong dan membajak sawah, tapi abai dan alpa atas kondisi migas nasional yang 80% dikuasai asing. Sekaranglah saatnya bagi Jokowi untuk membuktikan bahwa visi & progran TriSakti dan NawaCita bukan sekedar slogan kampanye dan omong kosong yang tak punya arti apa-apa. Jika keputusan tentang Blok Mahakam tidak memihak BUMN milik rakyat tetapi justru lebih memihak asing, maka IRESS sebagai kordinator Petisi Mahakam untuk Rakyat meminta kepada seluruh petitor petisi, serikat-serikat pekerja BUMN dan gerakan mahasiswa untuk segera menyatakan Sikap Penolakan kepada Presiden Joko. Selanjutnya IRESS meminta agar seluruh petitor, mahasiswa dan rakyat Indonesia untuk melakukan gerakan advokasi secara sistemik dan berkelanjutan sampai tuntutan rakyat atas dominasi mutlak BUMN atas Blok Mahakam dipenuhi. marwan batubara, IRESS Kord. Petisi Mahakam untuk Rakyat." (mt)

Baca Juga